Minangkabau

Adat nan Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah

Kompilasi ABS SBK (Bag. 8, Selesai) Maret 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Tentang ABS-SBK — marola @ 12:20 pm

Pengamatan dalam Pengamalan Nilai-Nilai Adat Basandi Syarak

Pauh IX, di Kota Padang, Propinsi Sumatera Barat. Nagari Pauh IX penduduknya berasal dari pendatang dari daerah Saniang Baka dan Muaro Paneh. Di Nagari Pauh IX terdapat beberapa suku yaitu Koto, Sikumbang, Melayu, Tanjung, Jambak, Caniago, dan Guci. Kelengkapan NMPA Minangkabau yang ada disini adalah: penghulu, nan tuo, pandito adat (malin) dan rang basako (dubalang).

Sistem pewarisan pemangku adat terjadi bila seorang penghulu meninggal dunia. Hal ini sesuai dengan mamangan yang berbunyi: “Sileh baju tanah tasirah di kuburan”. Pemikiran pengganti penghulu yang meninggal melalui sistem pewarisan yang disebut, gadang balega cayo batimbang, kalupuak pakai memakai malatakkan parmato di kapuaknyo”. Ada juga dengan cara “Iduik bakarilaan mati batungkek budi”. Maksudnya jika usia tidak mengizinkan lagi maka dapat ditunjuk penggantinya melalui musyawarah kaum atau suku.
(lagi…)

 

Kompilasi ABS SBK (Bag. 7) Maret 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Tentang ABS-SBK — marola @ 11:53 am

HUBUNGAN KERABAT DI MINANGKABAU BERLANGSUNG HARMONIS DAN TERJAGA BAIK.

Hal tersebut terjadi karena perasaan kekeluargaan dan perasaan malu kalau tidak membina hubungan dengan keluarganya dengan baik. Seseorang akan dihargai oleh sukunya atau keluarganya apabila ia berhasil menyatu dengan kaumnya dan tidak membuat malu kaummya.

Hubungan kekerabatan masyarakat Minangkabau yang kompleks senantiasa dijaga dengan baik oleh ninik mamak dan penghulu di Nagari. Seseorang akan dianggap ada apabila ia berhasil menjadi sosok yang diperlukan di kaumnya dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kelompoknya. Nilai-nilai ideal dalam kehidupan yang mesti dihidupkan terus dalam menata kehidupan bernagari, antara lain adalah,
1) rasa memiliki bersama,
2) kesadaran terhadap hak milik,
3) kesadaran terhadap suatu ikatan,
4) kesediaan untuk pengabdian,
5) dampak positif dari satu ikatan perkawinan, seperti mengurangi sifat-sifat buruk turunan serta mempererat mata rantai antar kaum.
(lagi…)

 

Kompilasi ABS SBK (Bag. 6) Maret 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Tentang ABS-SBK — marola @ 11:48 am

Nilai-nilai sosial kemasyarakatan dalam syarak sebagai berikut:

a. Saling tolong menolong
Firman Allah SWT
تعاونوا على البر واتقوا ولا تعاونوا على الاثم والعدوان (المائدة: 2)
Saling tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kamu tolong menolong berbuat dosa dan permusuhan (QS. Al-Maidah: 2).

Sabda Rasulullah SAW
انصر اخاك ظالما أو مظلوما (رواه البخارى)
Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim dan yang dizalimi (HR. Bukari) (lagi…)

 

Kompilasi ABS SBK (Bag. 5) Maret 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Tentang ABS-SBK — marola @ 11:12 am

Nilai-nilai kemanusiaan dinyatakan dalam syarak :

a. Kewajiban untuk menghargai persamaan (egaliter)

Allah berfirman:
يايها الناس إ نا خلفناكم من ذكر وأ نثى وجعلنكم شعوبا وقبا ئل لتعارفوا إ ن أ كرمكم عند الله أ تقاكم، إ ن الله عليم خبير. الحجرات: 13)
“Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal”. (al-Hujurat: 12)

b. Menghormati persamaan manusia lain.
Sabda rasulullah
ليس المسلم بالطعان ولا اللعان ولا الفاحش ولا البذئ (رواه الترمذي)
Tidaklah termasuk muslim apabila bersikap penohok, pelaknat, sikap kejam dan pencaci (HR. Tirmidzi)

c. Mencintai sesama saudara muslim
لا يؤمن أ حدكم حتى يحب لأ خيه ما يحب لنفسه (رواه البخارى ومسلم)
Tidaklah dikatakan seorang muslim, sehingga dia menyenangi apa yang disenangi oleh saudaranya, sebagaimana dia menyenangi apa yang disenanginya (HR. Bukari Muslim). (lagi…)

 

Kompilasi ABS SBK (Bag. 4) Maret 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Tentang ABS-SBK — marola @ 11:03 am

Pemahaman Adat Minangkabau Terhadap Nilai-Nilai ABSSBK.

Nilai-nilai Adat Basandi Syarak di kelompokkan menjadi enam kelompok yaitu:
(1) Nilai ketuhanan Yang Maha Esa,
(2) Nilai kemanusiaan,
(3) Nilai persatuan dan kesatuan,
(4) Nilai demokrasi dan musyawarah,
(5) Nilai budi pekerti dan raso pareso,
(6) Nilai sosial kemasyarakatan.
(lagi…)